Dengan Prepcom III, Risma Berharap Surabaya Jadi Kota Penyelenggara Even Lain

   




  Rapat koordinasi dilakukan secara maraton Pemkot Surabaya sebagai tuan rumah PrepCom 3 for UN Habitat III. Rapat gabungan seluruh instansi, yang dihadiri unsur Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR), Kementerian Luar Negeri, kantor imigrasi, otoritas bandara, universitas, TNI-Polri, digelar di Balai Kota Surabaya, Selasa (12/6/2016).
Berbeda pada pertemuan sebelumnya, rapat kali ini tergolong panjang. Rapat yang mengambil agenda pemaparan umum masing-masing instansi dilanjutkan dengan paparan peserta rapat dibagi menjadi lima bidang. Antara lain, bidang keamanan, bidang umum, transportasi, akomodasi, publikasi dan dokumentasi serta bidang pameran maupun bidang perizinan, imigrasi dan protokoler.

Rapat koordinasi per bidang membuat seluruh ruangan rapat mulai ruang rapat wali kota, sekkota hingga ruang rapat asisten penuh agenda rapat koordinasi.

Sekretaris Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Rina Agustin Indriani mengatakan, tujuan rapat ini adalah untuk membahas kesiapan akhir penyelenggaraan Prepcom 3 for UN Habitat III.

"Hasil pada pertemuan hari ini akan menjadi bahan pertemuan panitia nasional pada 18 Juli nanti," katanya usai memimpin rapat bersama Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di ruang rapat Wali Kota di Balai Kota Surabaya.

Sementara Wali Kota Risma menyadari bahwa konferensi Prepcom 3 for UN Habitat III ini membawa efek luar biasa bagi Kota Pahlawan, baik sebelum maupun sesudahnya.

Risma mengaku konferensi sebesar ini ternyata mampu menarik pertemuan-pertemuan internasional lainnya. Misalnya, pada 23 Juli sebanyak 9 negara Asia-Pasifik akan menggelar pertemuan pendahuluan di Surabaya.

Tak hanya itu, kata Risma para Wali Kota perempuan di dunia juga akan menyelenggarakan pertemuan pada 24 Juli dalam Women Mayor Summit. "Jumlahnya lebih kurang 400 wali kota perempuan," ujar mantan Kepala DKP dan Bappeko Surabaya ini.

"Oleh karenanya, segala persiapan harus direncanakan secara matang. Saya berharap Surabaya mampu menjadi tuan rumah yang baik bagi para tamu internasional tersebut," pungkas Risma.


Tidak ada komentar:


Top