Mualaf, Jessica Iskandar merasa tenang dan damai

Setelah jadi muallaf Jessika merasa tenang dan damai begitulah ungkapnya ketika diwawancarai oleh Tukul arwana dalam acara " Bukan Empat Mata"/14/2/2011.

Aku ingin ada sesuatu yang aku ingin kenal lebih jauh, aku kenal Dia dan aku pe-ngin dekat dengan Dia. Setiap hari aku lewat Istiqlal aku pe-ngin masuk situ dan bagaimana cara masuknya, aku dikasih tahu harus belajar dulu. Aku harus yakin dulu sama diri aku, aku harus yakin hanya kepada Dia aku bersujud dan bersyukur. Aku merasa mau ke mana diri aku jadi aku harus belajar dulu," katanya.

BINTANG sinetron Jessika Iskandar diberi kebebasan menentukan pilihan dalam memeluk keyakinan di keluarga besarnya. Setelah melalui proses panjang serta pertimbangan yang matang, akhirnya artis yang akrab disapa Chika itu memutuskan menjadi mualaf - mengikuti jejak sang ayah yang juga mualaf.

"Dari kecil aku diberi kebebasan dan mendapat pelajaran tanpa ada paksaan harus menganut agama ini atau itu. Aku banyak belajar dan cerewet banyak nanya. Belajar sama manajer, sama teman, terus aku juga punya guru buat belajar. Sekarang dalam masa pembelajaran, dalam kondisi santai tapi belajar," ujar Chika ditemui di Hard Rock Cafe, Jakarta Pusat, belum lama ini.
 
Chika menjelaskan, keputusan untuk menjadi jualaf - memeluk agama Islam, dua minggu sebelum puasa. Artis yang pernah membintangi film Dealiva ini juga belajar berpuasa.

"Mulai memutuskan kira-kira dua minggu sebelum puasa. Di rumah papa Islam, cuma aku nggak pernah belajar. Aku baru kemarin belajar ambil air wudhu, belajar puasa, doa berbuka, belajar macam-macam," jelas Chika.

Keputusan Chika memeluk dan mendalami agama Islam, karena dirinya sudah dewasa dan ingin mengenal lebih jauh terhadap Penciptanya.

"Sekarang ini sudah saatnya aku untuk meng-ambil sikap dan keputu san memilih yang terbaik. Aku ingin ada sesuatu yang aku ingin kenal lebih jauh, aku kenal Dia dan aku pe-ngin dekat dengan Dia. Setiap hari aku lewat Istiqlal aku pe-ngin masuk situ dan bagaimana cara masuknya, aku dikasih tahu harus belajar dulu. Aku harus yakin dulu sama diri aku, aku harus yakin hanya kepada Dia aku bersujud dan bersyukur. Aku merasa mau ke mana diri aku jadi aku harus belajar dulu," katanya.

Selama mendalami agama Islam, Chika merasakan ada perbedaan dalam dirinya. Dia merasa lebih tenang dan damai.

"Ada perbedaan, aku merasa tenang dan hangat, aku merasa lebih punya kedamaian. Aku tahu sedang mempelajari Siapa. Sebenarnya aku belum ucap dua syahadat, belum sih masih proses, aku harus yakin dulu," ujarnya.(...)


11 komentar:

Anonim mengatakan...

Klarifikasi bro...sepertinya Jessica belum jadi Muallaf.dia itu masih ragu2 masuk Islam.

Anonim mengatakan...

Islam ini seperti cancer sudah mengakar keberbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia.
Kepada generasi muda bangsa Indonesia berpikirlah dengan akal sehatmu reason...bangkitkan critical thingking mu...!!!Akar persoalan dari Timur Tengah...!!!

Anonim mengatakan...

Semuanya memang sudah ada dalam skenario Allah. Dia Maha Tahu atas segalanya. Termasuk, mengapa Dia dia memilih rasul penutup dari bangsa Arab, bukan dari Bani Israel.

Anonim mengatakan...

jesica memang antik dan pintar dia gak mau punya tuhan tolol, dan bergabung sama jamaat yang pada tolol masa yesus disembah lagi telanjang... jamaatnya berpakaian rapih dan bagus, sedangkan tuhannya cuma make cangcut doang, betul-betul gak punya otak yaa... jamaatnya,

Anonim mengatakan...

Hei bung,, jgn jelekkan agama lain dong. Liat sdri nabi mu dah poligami makana byk orang bisa poligami krn nabina yg ngajarin. Ap it jilbab kl yg pke aj byk yg mesum.
Dasar songong. Agama kekerasan koq bangga

Jay Encep mengatakan...

Suka memperolok agama menunjukan kedangkalan keyaqinan dan pengetahuan seseorang terhadap Tuhan-nya

Anonim mengatakan...


Subhanallah, semoga selamat dunia dan akhirat...

Anonim mengatakan...


Subhanallah, semoga selamat dunia dan akhirat...

Jessica Aryandes mengatakan...

Banyaknya terlahir orang-orang munafik

Wanita selalu belajar lebih baik mengatakan...

Apapun agama kalian alangkah indah a jika kita saling meghormati dan menghargai...

Hanya itu sekiranya.. Menurt saya
Bukan agama yang mewakilkan orang itu baik atau tidak a..tpi akhlak kalian lah.. Diri kalian sendiri..sikap kalian.. Yang mencotohkan bahwa didikan keluarga kalian lah dan lingkungan kalianlah yang membuat kalian seperti itu. . . dan jangan sekali kali menggangap agama islam itu agama kekerasan.. Karna banyak yang mengkambingkan hitam agama..percayalah pada keyakinan kalian masing2 jika agama kalian memang yg baik.. Yakini kalo agama kalian memang baik..dan tidak mencotohnya seperti berkata kasar pula.. Kita tinggal di negeri yang sama..

Wanita selalu belajar lebih baik mengatakan...

Apapun agama kalian alangkah indah a jika kita saling meghormati dan menghargai...

Hanya itu sekiranya.. Menurt saya
Bukan agama yang mewakilkan orang itu baik atau tidak a..tpi akhlak kalian lah.. Diri kalian sendiri..sikap kalian.. Yang mencotohkan bahwa didikan keluarga kalian lah dan lingkungan kalianlah yang membuat kalian seperti itu. . . dan jangan sekali kali menggangap agama islam itu agama kekerasan.. Karna banyak yang mengkambingkan hitam agama..percayalah pada keyakinan kalian masing2 jika agama kalian memang yg baik.. Yakini kalo agama kalian memang baik..dan tidak mencotohnya seperti berkata kasar pula.. Kita tinggal di negeri yang sama..


Top