Tips Menyembuhkan 'Sesak Nafas' Asus Eee PC

Pernahkah Anda menderita sesak nafas? Salah satu penyebabnya karena ruang penampungan udara di paru-paru kita menyempit. Ternyata, derita yang sama juga dapat dialami Asus EEE PC, laptop mungil besutan Asus. Namun, penyebabnya tentu saja bukan karena kekurangan udara, melainkan kekurangan ruang penyimpanan data! Seperti apa derita sesak nafas yang mungkin terjadi, lalu bagaimana cara menanggulanginya?

Memiliki sebuah laptop yang mungil dan ringkas adalah kebanggaan tersendiri bagi pemilik Asus EEE PC. Sayangnya, ruang penyimpan data yang diberikan juga ikut-ikutan mungil. Hal ini tentu menjadi masalah bagi Anda yang ingin menyimpan data dalam jumlah besar, mengingat media penyimpan yang tersedia tidak sebesar yang ditawarkan laptop-laptop konvensional yang beredar di pasaran.

Seperti kita ketahui bahwa tipe Asus EEE PC yang saat ini beredar di Indonesia -- tipe 701 -- hanya memiliki ruang penyimpan data berukuran kecil, kira-kira 4000 MB alias 4 GB. Ruang penyimpanan itu akan bertambah kecil manakala kita memasang sistem operasi, misalnya Windows XP. Bayangkan! Dengan instalasi Windows XP ditambah Microsoft Office, ruang penyimpanan yang tersisa hanya sekitar 1500 MB alias 1,5 GB. Belum lagi jika kita hendak memasukkan file lain, seperti audio dan video. Wah, terbayang betapa minimnya ruang penyimpanan yang tersisa.

Untuk mengatasi "sesak nafas" itu, kita bisa saja membeli hard drive external, atau memasang memory card tambahan. Namun, hal tersebut akan membutuhkan biaya tambahan. Nah, bagaimana kalau kita coba mengoptimalkan ruang penyimpanan yang ada dengan sedikit mengutak-atik sistem operasi yang terpasang di EEE PC?
Tips kali ini ditujukan bagi pengguna Asus EEE PC yang telah atau hendak memasang Windows XP, mengingat pengguna sistem operasi ini paling banyak jumlahnya.

Selain itu, penulis juga memberikan beberapa informasi tambahan mengenai cara mengoptimalkan subnotebook ini, yang penjelasannya dapat disimak di akhir artikel.

Membersihkan file-file Windows XP Yang Tidak Perlu

Teknik ini tak hanya dapat digunakan pada Asus EEE PC, tapi juga untuk semua komputer yang berbasis Windows XP.

Anda tidak perlu mengeluarkan biaya atau memiliki keterampilan apapun, cukup ikuti langkah demi langkah yang penulis berikan!

CATATAN: Jika Anda -- khususnya pengguna berpengalaman -- ingin mengetahui detail demi detail mengenai file-file yang hendak Anda "gauli," silahkan buka http://www.bold-fortune.com. Link tersebut berisi informasi yang menjadi referensi penulis, sehingga Anda mengetahui dengan pasti file apa yang dapat Anda hapus dan yang harus Anda pertahankan.

1. Pembersihan Standar

Setelah Anda selesai memasang Windows XP dan aplikasi-aplikasi yang Anda butuhkan, saatnya Anda melakukan pembersihan standar terhadap file-file sampah pada sistem operasi Windows XP Anda. Caranya?

a. Klik kiri icon MY COMPUTER di desktop Anda, atau pilih menu MY COMPUTER yang ada di Start Menu.

b. Selanjutnya akan muncul jendela MY COMPUTER berisi daftar drive yang terpasang di komputer Anda. Klik kanan pada drive "C".

c. Klik kiri tombol Disk Cleanup yang terletak di kanan bawah lingkaran diagram kapasitas ruang hard drive Anda.

d. Selanjutnya akan muncul daftar jenis file sampah yang ingin Anda hapus. Beri tanda centang untuk semua entri (atau yang Anda inginkan), lalu klik OK. Sistem akan mengkonfirmasi proses pembersihan, jawab "Yes" untuk setuju.

e. Jika proses pembersihan selesai, Anda akan kembali ke jendela Properties hard drive. Beri tanda centang pada entri "Compress drive to save disk space" (untuk mengkompresi file-file di hard drive sehingga memberi ruang penyimpanan lebih besar), lalu klik OK. Saat muncul konfirmasi untuk mengkompresi hard drive, klik OK untuk setuju.

2. Singkirkan File Uninstall Windows Update

Jika Anda melakukan update terhadap sistem operasi Windows, baik itu berupa patch, hotfix, atau komponen lain yang dibutuhkan Windows, maka komputer akan melakukan backup terhadap file sistem Anda. Jadi, Anda dapat meng-uninstall update tersebut jika diperlukan.

Namun, penulis berasumsi bahwa Anda membutuhkan update terbaru dan tidak akan mengembalikan file sistem yang tidak "up-to-date." Jadi, alangkah baiknya jika Anda menghapus backup file sistem Anda, sehingga dapat menghemat sedikitnya 100 MB ruang kosong pada hard drive Anda.

Untuk itu, lakukan langkah berikut...

a. Pada jendela Windows Explorer, klik menu TOOLS, lalu pilih FOLDER OPTIONS. Selanjutnya, klik tab VIEW, dan aktifkan opsi berikut sesuai instruksi penulis, lalu klik OK.

- Show hidden files and folders (On)
- Hide protected operating system files (Off)

b. Masuk ke folder Windows (umumnya C:\WINDOWS), dan hapus folder dengan awalan nama $, misalnya $NtUninstallKB______$. Tapi jangan hapus folder $hf_mig$, mengingat folder tersebut berisi informasi yang berhubungan dengan proses update sistem Anda.

c. Jalankan lagi proses pada poin a., dan kembalikan opsi yang telah Anda rubah ke posisi seperti semula.

3. Hapus Precompiled Setup Files

Precompiled Setup Files adalah kumpulan file cache dari aplikasi-aplikasi yang terpasang di sistem operasi Windows XP. File-file ini akan membuat aplikasi yang pernah Anda buka dapat berjalan lebih cepat. Biarpun demikian, beda kecepatannya tidak signifikan, dan akan menghemat sekitar 30 MB jika dihapus. Nah, jika Anda ingin menghapusnya, silahkan ikuti langkah berikut.

a. Klik START, lalu pilih RUN.

b. Pada kotak dialog RUN, ketik CMD lalu klik OK atau tekan ENTER.

c. Anda akan masuk ke modus Command Prompt. Ketik del c:\windows\inf\*.pnf, lalu tekan ENTER. Jika ada konfirmasi, tekan Y untuk setuju.

d. Jika sudah selesai, ketik EXIT dan tekan ENTER untuk keluar dari
modus Command Prompt.

4. Ganyang file-file Software Distribution!

Software Distribution adalah kumpulan file-file sampah hasil instalasi Windows Update, besarnya dapat mencapai 300 MB! Tak ada ruginya jika Anda menghapusnya, karena file-file ini bahkan tidak disentuh Windows jika Anda ingin meng-uninstall update yang pernah Anda lakukan.

a. Klik START, lalu pilih RUN.

b. Pada kotak dialog RUN, ketik C:\WINDOWS\SOFTWARE DISTRIBUTION\DOWNLOAD, lalu klik OK atau tekan ENTER.

c. Saatnya mengganyang habis seluruh file di jendela folder yang Anda lihat!


2 komentar:

Suryo mengatakan...

Trims artikelnya sangat berguna dan bagus.

Ronny mengatakan...

Bagus sekali artikelnya mas.


Top