Thomas Alva Edison adalah salah satu tokoh penemu paling terkenal di dunia. Kalangan awam umumnya mengenal Edison sebagai penemu bola lampu pijar yang kini menerangi seluruh dunia.
Namun bola lampu sendiri aslinya bukanlah satu-satunya penemuan Edison. Pria asal Amerika Serikat tersebut diketahui juga pernah menciptakan alat perekam suara (phonograph) serta kamera video. Lalu meskipun Edison bukanlah penemu pertamanya, Edison juga membantu menyempurnakan telepon dan telegraf supaya lebih mudah digunakan oleh masyarakat luas.
Namun penemuan Edison masih belum terbatas sampai di sana. Kecintaannya pada ilmu pengetahuan dan inovasi menyebabkan Edison merasa terdorong untuk menciptakan benda-benda yang di mata kalangan umum bisa dibilang tidak masuk akal.
Majalah Modern Mechanix dalam artikel terbitan tahun 1933 pernah mengabarkan kalau pada tahun 1920-an, Edison mengumpulkan para ilmuwannya di sebuah laboratorium rahasia. Di sana, Edison beserta para ilmuwannya menggunakan aneka macam peralatan eksperimen untuk melacak dan merekam suara yang berasal dari arwah orang-orang mati.
Untuk melacak arwah yang dimaksud, Edison menggunakan alat khusus yang memancarkan cahaya kecil dan bisa mendeteksi pergerakan partikel sekecil apapun. Edison meyakini bahwa jika ada partikel yang terdeteksi oleh cahaya tadi, maka partikel tersebu mungkin merupakan sisa-sisa dari orang yang sudah meninggal dan masih tertinggal di dunia.
Edison beserta para ilmuwannya kemudian menghabiskan waktu hingga berjam-jam lamanya untuk mendeteksi ada tidaknya partikel yang dimaksud. Namun meskipun sudah menunggu lama, peralatan mereka tidak mendeteksi partikel yang mereka cari-cari. Majalah tadi dalam artikel yang sama lantas menambahkan bahwa kegagalan eksperimen ini menjadi penyebab kenapa tidak banyak orang yang mengetahui kalau Edison pernah melakukan eksperimen macam ini.( Diberdayakan oleh Anehdunia.com).
